KRITERIA UJIAN NASIONAL SMP-SMA TAHUN 2010 / 2011

Pemerintah kembali mengeluarkan peraturan baru yang mengatur tentang ujian nasional untuk SMP/MTS dan SMA/SMK/Aliyah yaitu Permendiknas No 45 Tahun 2010 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik pada SMP/MTS dan SMA/SMK/Aliyah dan Permendiknas NO 46 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Ujian Nasional pada SMP/MTS dan SMA/SMK/Aliyah.

Menurut Peraturan ini, terdapat empat kriteria kelulusan peserta didik yaitu:

  1. menyelesaikan seluruh program pembelajaran; dalam arti memiliki rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 6 (enam).
  2. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran yang terdiri atas: (a) kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia; (b) kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian; (c) kelompok mata pelajaran estetika, dan (d) kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan;
  3. lulus Ujian Sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan
  4. lulus Ujian Nasional.

Selanjutnya dikemukakan pula bahwa peserta didik dinyatakan lulus Ujian Nasional apabila nilai rata-rata dari semua Nilai Akhir mencapai paling rendah 5,5 (lima koma lima) dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0 (empat koma nol).

Nilai Akhir diperoleh dari nilai gabungan antara Nilai Sekolah dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan Nilai Ujian Nasional, dengan pembobotan 40% untuk Nilai Sekolah dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60% untuk Nilai Ujian Nasional.

Khusus untuk SMP, Nilai Sekolah diperoleh dari gabungan antara nilai Ujian Sekolah dan nilai rata-rata rapor semester 1, 2, 3, 4, dan semester 5 dengan pembobotan 60% (enam puluh persen) untuk nilai Ujian Sekolah dan 40% (empat puluh persen) untuk nilai rata-rata rapor.

Ujian Sekolah adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik yang dilakukan oleh sekolah untuk semua mata pelajaran pada kelompok ilmu pengetahuan dan teknologi.

Secara skematik, proses terjadinya nilai sekolah dan nilai akhir untuk menyatakan kelulusan peserta didik dapat dilihat dalam gambar berikut ini.

ujian nasional

Berdasarkan gambar di atas tampak bahwa untuk meluluskan peserta didik tidak ditentukan satu-satunya melalui hasil Ujian Nasional tetapi ditentukan pula melalui proses pendidikan sejak seorang peserta didik memasuki sekolah yang bersangkutan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s