DISKUSI PENDIDIKAN PGRI – WABUP LUMAJANG

??????????

Bertempat di ruang Mahameru kantor Pemda Lumajang, pada Jumat, 6 Februari 2015 diselenggarakan kegiatan diskusi tentang pendidikan antara Wakil Bupati dengan PGRI Lumajang serta Dewan Pendidikan kabupaten Lumajang. Tujuh materi pokok yang diperbincangkan dalam kegiatan tersebut adalah hasil dari diskusi yang sebelumnya dilakukan antara pengurus PGRI dengan Dewan Pendidikan yang kemudian disepakati untuk disampaikan kepada Wakil Bupati Lumajang.

Acara diawali dengan paparan yang disampaikan secara lisan oleh Ketua PGRI Lumajang Drs. Abdul Rozaq dan dilanjutkan oleh Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Lumajang.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Lumajang didampingi oleh Asisten Bupati, para Kepala SKPD yang terkait dengan materi diskusi. Sedangkan dari PGRI Lumajang hadir para pengurus PGRI kabupaten serta semua anggota Dewan Pendidikan kabupaten Lumajang.

Berikut tujuh materi diskusi serta tanggapan yang disampaikan oleh Wakil Bupati Lumajang :

 

  1. Penguatan keagamaan bagi peserta didik

 

Guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan di kalangan peserta didik ,dipandang perlu penanganan yang serius oleh guru, orang tua, dan masyarakat. Bagi lembaga pendidikan hendaknya memasukkan materi keagamaan dalam Standar Kompetensi Lulusan (SKL) di semua jenjang pendidikan.

PGRI dan Dewan Pendidikan memandang perlu adanya instruksi dari Bupati / Dinas Pendidikan agar semua anak usia sekolah TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MK aktif dalam kegiatan keagamaan sesuai dengan agama yang dianut (bagi siswa muslim diinstruksikan mengaji sejak usia TK sampai SLTA).

Tanggapan Wabup : sekolah perlu meningkatkan baik kualitas maupun kuantitas kegiatan sekolah yang bernuansa religius sebagai wadah para siswa mengaplikasikan nilai – nilai keagamaan yang dianutnya serta mengimbau sekolah untuk tidak mengadakan kegiatan yang kurang memperhatikan nilai budaya dan karakter bangsa, seperti tarian dan busana yang kurang sopan dll.

Wakil Bupati juga akan menginstruksikan para guru ngaji yang menerima honorarium dari pemerintah untuk membantu mengisi pada jam nol di sekolah terdekat dengan kegiatan keagamaan.

  1. Angkutan gratis bagi siswa

 

Sesuai Undang Undang 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan, disebutkan bahwa syarat memiliki sim minimal usia 17 tahun. Dalam kenyataannya banyak peserta didik yang belum berusia 17 tahun sudah mengendarai motor. Berdasarkan data di Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang, bahwa pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas sudah banyak melibatkan anak sekolah (SD sampai SLTA). Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar serta mengurangi beaya bagi orang tua diharapkan ada angkutan gratis bagi anak sekolah dengan bekerja sama antara Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan dan Pemerintah Desa.

Tanggapan Wabup : Akan dibahas dan dikaji lebih lanjut dengan dinas instansi terkait serta bila menyangkut anggaran akan dibahas juga dengan DPRD.

 

  1. Jam Belajar

Guna meraih hasil belajar maksimal setiap siswa diwajibkan belajar dengan dukungan semua pihak serta perlu adanya ketentuan tentang “waktu wajib belajar bagi siswa “ ketika ada di rumah. Misalnya saja tentang perlunya regulasi bagi masyarakat bahwa masyarakat dilarang menghidupkan televisi sebelum pukul 20.00 WIB guna memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar serta tidak terganggu konsentrasinya oleh siaran televisi. Ketentuan ini adalah bentuk adopsi beberapa daerah di luar kabupaten Lumajang yang menerapkan peraturan daerah yang melarang warga masyarakat untuk menghidupkan TV sebelum pukul 8 malam.

Tanggapan Wabup : Wakil Bupati memberikan dukungan penuh terhadap hal ini dan akan mengkaji lebih lanjut dengan pihak terkait.

 

  1. Pendirian sekolah baru

Agar kualitas pendidikan tetap terjaga maka diharapkan ada pembatasan berdirinya lembaga baru dan bagi sekolah yang tidak sesuai ketentuan diperlukan adanya tindakan yang tegas.

Tanggapan Wabup : pendirian sekolah baru perlu mempertimbangkan pagu siswa yang diterima. Apabila sekolah yang ada sudah kesulitan memenuhi pagu yang ditetapkan maka tidak perlu lagi ada sekolah baru di dekatnya

 

  1. Pengelolaan sampah

Agar sampah tidak jadi masalah bagi kesehatan dan menjadi bencana diperlukan upaya melibatkan masyarakat dalam pengelolaannya antara lain daur ulang, bank sampah, dll.

Tanggapan Wabup : pola hidup di lingkungan yang bersih dan sehat perlu ditanamkan sejak dini kepada anak didik. Bank sampah di sekolah perlu digalakkan. Daur ulang sampah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat perlu dilakukan baik oleh warga sekolah maupun masyarakat.

 

  1. Siswa Membolos

Anak sekolah yang membolos atau berkeliaran di luar sekolah tanpa sepengetahuan sekolah perlu ditertibkan. Ditengarai banyak anak sekolah yang berada di tempat umum, obyek wisata, tempat hiburan dan permainan pada jam sekolah. Diperlukan upaya nyata dan terencana untuk menertibkan mereka, antara lain : mengadakan razia bagi anak yang membolos.

Tanggapan Wabup : Akan ditindaklanjuti dan memerintahkan kepada Satpol PP untuk lebih aktif merazia anak sekolah yang berkeliaran pada jam sekolah serta memanggil orangtua yang anaknya terkena razia agar tahu permasalahannya.

 

  1. Peran serta masyarakat

Guna mencapai tujuan pendidikan sangat diperlukan peran serta masyarakat khususnya di bidang pembiayaan pendidikan dan tidak terjangkau oleh sekolah.

Tanggapan Wabup : perlu ditindaklanjuti tentang manajemen berbasis sekolah yang dapat dipahami oleh semua pihak sehingga apa yang dilakukan oleh sekolah juga dipahami oleh masyarakat.

Pada akhir acara, Wakil Bupati berharap agar kegiatan diskusi tentang pendidikan antara PGRI, Dewan Pendidikan ini dilakukan secara rutin minimal dua bulan sekali agar pemerintah daerah mendapatkan masukan yang konstruktif tentang penyelenggaraan pendidikan di Lumajang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s